Kisah Anak-Anak Jemuran

Oleh: Jernih Maipa Siregar

 

Musim menguras usia dari wajah

semakin pasif mengenali bentuk tawa

Seperti saat tapak kaki-kaki kecil berdesakan mengitari tugu

Kata-kata terus menggelitik  luapkan sendau gurau bersama

Waktu memang tidak  dapat berdusta tentang bahagia yang masih mengurat

anak-anak  berlari membawa ketapel

di kantong celananya suara kelereg bertabrakan

anak-anak berlarian memburu matahari samapai petang

menerjemahkan alam sesuka riang

kini anak-anak bak hewan peliharaan yang tak boleh lepas dari kandang

 

Medan, 2019

 

Jernih Maipa Siregar, lahir 12 Juni 2001 di Desa Batangnadenggan Labuhan Batu Selatan, Kota Pinang. Tergabung dalam komunitas Gen PenA (Generasi penulis Al-Washliyah). Pernah memenangkan lomba menulis Essai di Taman Budaya Sumatra Utara dalam acara Syukuran Sastra , Memenangkan lomba tulis puisi pada acara peringatan hari guru di SMKN 1 Beringin, memenangkan lomba cipta dan baca puisi pada acara festival peradaban di Taman Budaya Medan serta salah satu puisinya masuk  dalam buku Antalogi puisi dengan judul Pelajar Menolak Korupsi 7, 2018 pelajar se-Indonesia . Aktif di sosial media sebagai: Instagram @jernihmaipa.

 

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Enjoy this blog? Please spread the word :)