Kata dan Rasa

Oleh: Wirja Taufan

 

 

sebegitunya kau menjauh dariku

membunuh kata dan rasa

dalam gerimis panjang dan angin kencang

impianmu tumpah

menyatu dengan hujan

 

ada kehangatan yang tersisa di situ

keinginan kita untuk melangkah bersama

dan bekas jemari tangan kita yang membayang

mengoyak kerinduan

 

tak ada tatapan di situ, di ujung tikungan jalan itu

tanganmu melambai seperti tangan-tangan hujan

mengubur bayangmu

 

Medan, 2012

 

Wirja Taufan, lahir di Medan, 15 September 1961 dengan nama Suryadi Firdaus. Menulis puisi sejak tahun 1979. Puisi-puisinya telah dimuat di beberapa surat kabar lokal dan nasional : Analisa, Medan Bisnis, Sumut Pos, Padang Ekspres dan Indopos Jakarta, juga majalah sastra Horison. Beberapa puisinya dimuat dalam antologi bersama antara lain : Koma (Antologi Puisi Penyair Muda Medan), Muara I, Muara II, Titian Laut II, Titian Laut III (antologi Puisi dan Cerpen Penulis-Penulis Malaysia Utara dan Sumatera Utara dalam Pertemuan Sastra Dialog Utara di Medan dan Malaysia), Ilham (Antologi Puisi Islami Sumatera Utara, 1991) dan Medan Puisi (Antologi Puisi Pesta Penyair Indonesia, The 1st Medan International Poetry Gathering, 2007). Tahun 1983 menerima Hadiah Kreativitas Sastra Bidang Puisi dari Dewan Kesenian Medan (DKM). Tahun 1985 membacakan puisinya yang terhimpun dalam kumpulan puisi Episode Mimpi di Taman Budaya Medan. Sejak tahun 1986 sampai tahun 2015 bekerja di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Medan, dan dari tahun 2015 hingga sekarang bekerja di LPP RRI Padang.

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Enjoy this blog? Please spread the word :)