Yang Menunggu

Puisi Syafrizal Sahrun

lepas saja tanganmu dari tangannya
hambuslah
bila dia gapai lagi
tepis
dia tak bisa hantar ke mau abadi

dia perayu
dalam cadar aduhai
ada ketuaan busuk
dan tak terkira

jangan takut tak berpegang
ada tangan merentang dan dada yang lapang
menunggu dengan segala kepastian
yang menjanjikan segala keindahan

Percut, Agustus 2015

 

Syafrizal Sahrun, tinggal di Desa Percut. Alumni FKIP UISU. Masih berguru di PPs UMN Medan. Menulis puisi, esai sastra, dan sekali-sekali menulis cerpen. Karyanya pernah dimuat di beberapa media lokal dan nasional. Bekerja sebagai guru di SMAN 1 Percut Sei Tuan. Bergiat di Komunitas Home Poetry.

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Enjoy this blog? Please spread the word :)