Kotaku dan Kotamu

Puisi Alda Muhsi

Malam di kotaku adalah pagi di kotamu
aku menenun kantuk di kelopak mata
sedang kau meramu rencana
Malam di kotaku hari ini mendung
entah di kotamu
kudengar kabar di sana langit tak pernah gelap
kurasa aku lebih ingin berbaring dan tidur
ketimbang hanya bercerita malam padamu
malam yang tak pernah lahirkan bintang
harapan patut dikubur
Sekarang aku baru bangun tidur dan ingin menceritakan pagi di kotaku
dan kotamu saat ini adalah malam
kau tahu matahari sejengkal kepala
orang-orang tak pernah sadar
hanya kebanyakan melepas pakaian saja
mereka terpaku pada layar sepetak di genggaman
tak hiraukan tanda-tanda penutup dunia
Adakah kau damai dalam tidurmu?
atau tak rasakan apa-apa
semoga kita bertatap muka
tak hanya saling sapa di dunia maya saja

Medan, Agustus 2016

Alda Muhsi kelahiran Medan, 1993. Telah menamatkan pendidikan di Universitas Negeri Medan Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Tinggal di Jalan Amaliun No. 152 Medan. Penyuka puisi dan cerpen. Puisinya pernah dipublikasikan di Harian Waspada, Analisa, Medan Bisnis, Jurnal Masterpoem, dan Media Indonesia. Dan Cerpennya pernah dipublikasikan di Harian Waspada, Analisa, Medan Bisnis, Republika, Suara Merdeka, dan Banjarmasin Post. Buku kumpulan cerpennya, Empat Mata yang Mengikat Dua Waktu (Ganding Pustaka, 2016). No. HP 085371783262

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Enjoy this blog? Please spread the word :)