Kalimat Cintamu

Puisi Febri Mira Rizki

Berkaca-kaca tangisnya di cerminku, seraya mengurai rambutnya satu per satu. Seketika pantulannya menatap lemari kayu yang di sana terpaku gambar diriku. Entahlah, kabar burung mana yang ia dengar, hingga pisah meleraikan semua kisah?
“Jika aku mati besok, itu karena aku lebih mencintaimu daripada hari ini”.
Kalimat itu terngiang selalu didengarku. Dia meneteskan madu diracunku. Mengapa tak semudah membalikkan telapak tangan untuk membiarkannya sah disunting orang?
Ah, berpura-puralah menyibak hujan, padahal kita tahu rintiknya akan terus berjatuhan.

Kamar tiga kali dua, Agustus 2016

 

Febri Mira Rizki, lahir di Lhokseumawe 09 Februari 1990. Anak pertama dari Bapak Soemady dan Almarhumah Ibu Maimunah ini menyelesaikan kuliahnya di FKIP/UMSU (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara) Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Bergiat di Komunitas Kompak (Komunitas penulis anak kampus) sebagai Dewan Ahli. Buku solonya berjudul “Senarai Hati”. Di tahun 2012 Ia mendapat WSC AWARD sebagai Penulis Puisi Terproduktif dan Penulis Buku Terproduktif. FB: Febri Mira Rizki. E-mail: febrimirarizkisastra@gmail.com No.Hp: 0852-6111-5852.

Please follow and like us:

Be the first to comment

Leave a Reply

Enjoy this blog? Please spread the word :)